Kesempatan
pergi umroh & haji tentu tidak disia-siakan bagi para jamaah, terutama
untuk berdoa sebanyak-banyaknya di tanah suci. Selain berdoa untuk diri
sendiri, biasanya para jamaah juga dititipi doa oleh keluarga, kerabat dan
rekan-rekan di tanah air. Kenapa? karena berdoa di tempat-tempat tertentu di
tanah suci diyakini akan dikabulkan oleh Allah. Agar doa terkabul jangan lupa
lakukan doa di tempat mustajab di Mekkah dan Madinah, antara lain di Mekkah :
- Di Multazam
Dari
Ibnu Abbas r.a bahwa Rasulullah SAW bersabda : "Multazam adalah tempat
dikabulkannya doa. Tidak ada satu pun doa seorang hamba di Multazam kecuali
akan dikabulkan”. (HR. Ahmad dalam Musnad Imam Ahmad Jilid V, hal. 347)
- Di Bawah Pancuran / Talang Emas
/ Hijir Ismail
Diceritakan
dalam kitab Fi Rihaabil Baitil Haram bahwa suatu hari Nabi Ismail menyampaikan
keluhan kepada Allah SWT tentang panasnya kota Mekkah kemudian Allah SWT menurunkan
wahyu kepada Nabi Ismail AS, “Sekarang Aku buka Hijirmu salah satu pintu surge yang
dari pintu itu keluar hawa dingin untuk kamu sampai hari kiamat nanti”.
Tempat
yang terletak antara rukun syamin dan rukun Iraqi ini dipercaya menjadi salah
satu tempat mustajab untuk berdoa. Disinilah Nabi Ismail AS pernah tinggal
bersama ibunya Siti Hajar dan keduanya pun dimakamkan di tempat ini. Hijir
Ismail dipagari oleh tembok rendah yang disebut juga dengan Al-Hatim berbentuk
setengah lingkaran dan merupakan bagian dari Ka’bah.
- Di Shafa dan Marwah
Diriwayatkan
dari Jabir Abdullah bahwa Rasulullah saw pergi menuju Shafa hingga melihat Ka’bah
lalu mengucapkan kalimat tauhid, tahmid dan takbir sebanyak tiga kali kemudian
berdoa sesuai dengan apa yang beliau kehendaki. (HR. An Nasa’I dalam Kitab
Manasik Al Hajj, Jilid V hal. 241)
- Di belakang Maqam Ibrahim
Dalam
kitab Qadhaya al mar’ah fi al hajj wa al umrah, Dr ‘Ablah Muhammad Al Kahlawi
menuliskan bahwa “Di antara keutamaan Maqam Ibrahim ialah dikabulkannya setiap
doa yang dipanjatkan disana”.
Terdapat
juga sebuah tempat di Madinah yang merupakan bagian dari Masjid Nabawi dengan
julukan Taman Surga, tempat ini disebut dengan Ar Raudhah.
Ar
Raudhah adalah ruang diantara mimbar dan makam Rasulullah SAW. Keutamaan Raudhah
tergambar dalam hadist berikut, “Tempat antara rumahku dan mimbarku adalah
taman dari taman-taman surge”. (HR. Muslim)